Senin, 06 Mei 2013

Segeralah Kembalikan KepadaNYA

Beberapa ahli mengatakan bahwa jantung kita berdetak sebanyak lebih dari 70 kali dalam semenit...
detakan itu akan bertambah cepat di kala seseorang mengalami emosi berupa amarah, ketakutan maupun oleh berbagai kondisi yang menghimpitnya...
Ia dapat tenang bila dikendalikan dengan rasa tenang dan nafas yang teratur
Ketenangan itu bisa di dapat apabila semua dipasrahkan kepadaNYA
Yaa Dialah ALLAH Yang Membolak Balikkan Qolbu....
Sebab itu tidaklah mengherankan jika orang-orang yang selalu mengingatNYA dalam qolbunya
akan selalu tenang dan orang di sekelingnya pun akan merasa tenang dengan kehadirannya

Duhai diriku yang penuh dosa dan kehendak serta keegoan
Segeralah kembalikan semuanya KepadaNYA
ALLAH YANG MAHA PENYAYANG

Indahnya Saat Menunggu Sang Surya Terbit


Dawai-dawai  dzikir menggema setelah salat subuh berjamaah
Setelah mengarungi sepertiga terakhir malam penuh berkah
Syahdunya hentakan irama detakan jantung berpadu dengan transparansi diri yang penuh dosa
Semua menuju untuk masuk ke dalam bentengNYA yang penuh ampunan dan keselamatan
Tak mudah mengalahkan diri sendiri untuk tetap berada dalam panggung malamNYA yang penuh kelezatan
Keindahan semu mimpi dalam tidur yang dibuai rasa kantuk dapat mengusir seorang insan dari pelukanNya di kala gelap siap-siap beranjak digantikan fajar
Janganlah lengah, karena sang surya seolah berkata, sambutlah kedatanganku di pagi ini dengan pakaian taqwa dan penghambaanmu kepadaNYA agar tidak menyesal dirimu mengarungi hari yang selalu diselimuti hawa nafsu dari berbagai penjuru yang mempesona
Nabi S.A.W. sang Penghulu Umat pun bersabda:....
sempurna...sempurna...sempurna"
Subhanallah....Sungguh indah saat menunggu sang surya terbit....


Pertemuan dan Perpisahan adalah Cinta


Jika perpisahan yang dikuatirkan adalah manusiawi
setiap insan ingin selalu bersama yang dicintainya
dalam setiap duka dan suka
perpisahan ada, asbabnya adalah  pertemuan
namun ada yang menarik dari kisah seorang teman
ia justru ingin memisahkan dirinya dari kekasihnya
karena ingin selalu ada pertemuan
di tengah sakitnya  yang ia lalui ia berkata:
kekasihku ini bukanlah perpisahan
ini adalah cinta...
tidak ada perpisahan dan pertemuan yang ada hanya cinta
rasa ini akan abadi 
karena cintaku untukmu sesungguhnya adalah dari Cinta Sang Maha Pencinta
sebab Dia-lah Pemilik Cinta Sejati